Wagub Aceh Minta Bantuan Huntara Tak Terpusat di Aceh Tamiang
![]() |
| Wagub Aceh Fadhlullah, mendampingi Wakil Menteri BUMN RI, Dony Oskaria, meninjau persiapan pembangunan Huntara dan RSUD Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025). [Foto: Adpim Aceh] |
Aceh Today, Karang Baru - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan bahwa penanganan pascabencana banjir dan longsor di Aceh harus dilakukan secara merata, tidak hanya terfokus di satu wilayah seperti Aceh Tamiang.
Penegasan tersebut disampaikan Fadhlullah menyusul rencana bantuan 15.000 unit hunian sementara (Huntara) yang akan dibangun oleh Danantara untuk warga terdampak bencana di Aceh.
“Penanganan pascabencana tidak boleh hanya terfokus di Aceh Tamiang. Masih banyak kabupaten/kota lain di Aceh yang mengalami kerusakan parah akibat banjir dan membutuhkan Huntara,” ujar Fadhlullah saat mendampingi Wakil Menteri BUMN RI Dony Oskaria meninjau persiapan pembangunan Huntara dan RSUD Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025).
Menurut Fadhlullah, sejumlah daerah lain di Aceh juga mengalami dampak bencana yang cukup serius dan membutuhkan perhatian setara dalam alokasi hunian sementara. Daerah-daerah tersebut antara lain Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Ia menekankan bahwa pemerataan distribusi Huntara menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana sekaligus wujud keadilan pembangunan antarwilayah di Aceh.
“Distribusi Huntara harus proporsional dan berbasis kebutuhan lapangan, agar pemulihan tidak timpang dan semua korban bencana mendapatkan hak yang sama,” tegasnya.
Pemerintah Aceh, lanjut Fadhlullah, berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Danantara serta pemerintah pusat agar pembangunan Huntara dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak banjir.

