600 Huntara Pascabanjir Aceh Tamiang Rampung, Siap Diserahkan 8 Januari 2026

Aceh Today, Karang Baru - Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dikebut pemerintah. Sebanyak 600 unit hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Danantara dilaporkan telah rampung dan siap diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pada 8 Januari 2026.
Laporan tersebut disampaikan langsung CEO Danantara, Rosan Roeslani, kepada Presiden Prabowo Subianto saat melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan huntara, Kamis (1/1/2026).
Rosan memastikan seluruh unit huntara siap dihuni dan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung kebutuhan dasar para penyintas banjir.
“Tidak hanya hunian sementara, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti taman bermain, jaringan Wi-Fi, musala, dapur umum, serta toilet,” kata Rosan, dikutip dari Detik.com.
Secara rinci, kawasan huntara tersebut dilengkapi 14 unit dapur umum serta 120 unit toilet dan kamar mandi. Seluruh fasilitas akan diserahkan bersamaan dengan unit hunian kepada pemerintah daerah untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.
Rosan menjelaskan, huntara dibangun di atas lahan milik PTPN yang telah melalui proses land clearing. Setiap unit hunian memiliki ukuran sekitar 4,5 x 4,5 meter atau seluas kurang lebih 22 meter persegi, dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang layak dan fungsional.
Untuk mengejar target penyelesaian, pembangunan dilakukan dengan sistem kerja 24 jam nonstop. Sebanyak 1.635 tenaga kerja dikerahkan dalam proyek ini, melibatkan kolaborasi sejumlah BUMN konstruksi, di antaranya Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Nindya Karya, dan Adhi Karya.
Dengan rampungnya pembangunan huntara ini, pemerintah berharap para korban banjir di Aceh Tamiang dapat segera menempati hunian yang lebih layak sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian permanen.
