Update

61 Relawan Asing Masuk Aceh Bantu Korban Banjir dan Longsor

Aceh Today, Banda Aceh - Sedikitnya 61 warga negara asing (WNA) tercatat masuk ke Aceh sebagai relawan kemanusiaan untuk membantu penanganan korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, mengatakan seluruh relawan asing tersebut datang secara legal dan telah memenuhi ketentuan keimigrasian yang berlaku.

“Semua WNA yang masuk sebagai relawan memiliki dokumen keimigrasian yang sah dan melapor ke Imigrasi. Mereka datang khusus untuk misi kemanusiaan, terutama membantu korban banjir,” kata Tato kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).

Menurut Tato, mayoritas relawan berasal dari negara-negara ASEAN, khususnya Malaysia, serta sebagian lainnya dari Cina. Para relawan umumnya bergerak di bidang kesehatan, bantuan darurat, dan pelayanan kemanusiaan lainnya.

“Masa tinggal mereka relatif singkat, sekitar satu hingga dua pekan. Saat ini hanya tersisa lima relawan asal Malaysia yang masih berada di Aceh,” ujarnya.

Imigrasi Aceh memastikan bahwa seluruh aktivitas relawan asing selama berada di wilayah Aceh sesuai dengan tujuan kemanusiaan yang dilaporkan. Meski memberikan kemudahan layanan keimigrasian, pengawasan tetap dilakukan secara ketat.

“Kami tetap melakukan pengawasan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas WNA sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak menyimpang dari izin yang diberikan,” tegas Tato.

Kehadiran relawan asing ini dinilai membantu memperkuat penanganan darurat pascabencana, khususnya di sektor kesehatan dan layanan kemanusiaan, di tengah upaya pemulihan yang masih berlangsung di sejumlah daerah terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image